Portfolio



Sebaran Penempatan Kerja
Program TSPK 2023
Sebaran Pelatihan
Program TSPK 2023
2023
Program Unggulan
TSPK merupakan singkatan dari Training, Sertifikasi dan Penempatan Kerja. Program ini kami laksanakan dengan merujuk pada kebutuhan tenaga pengelasan yang dibutuhkan oleh Industri Galangan Kapal. Program ini merupakan salah satu perwujudan misi kami sebagai penyedia SDM yang kompeten di bidang maritim.
Kami berkolaborasi dengan IPERINDO, Kementerian Ketenagakerjaan, dan Kementerian Perindustrian untuk menyelenggarakan kegiatan pelatihan. Kami juga berkolaborasi dengan LSP Perkapalan Nusantara dan BKI Academy untuk proses sertifikasi peserta. Berikut ragam TSPK yang telah dilaksanakan:
Skilling SMAW 3g
Pelaksanaan Skilling SMAW 3G berkolaborasi dengan Kementerian Ketenagakerjaan, BBPVP Serang, dan BPVP Samarinda
UpSkilling SMAW 3g
Pelaksanaan Upskilling SMAW 3G berkolaborasi dengan Kementerian Ketenagakerjaan, Kementerian Perindustrian, BBPVP Serang, dan BPVP Samarinda
UpSkilling FCAW 3g
Pelaksanaan Upskilling FCAW 3G berkolaborasi dengan Kementerian Perindustrian dan PT. Citra Shipyard Batam
Upskilling group leader
Pelaksanaan Upskilling Group Leader berkolaborasi dengan Kementerian Perindustrian dan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya
Dalam proses pelaksanaan program yang dimulai dari pendaftaran hingga penempatan kerja, kami telah mengelola lebih dari 150 tenaga kerja yang siap ditempatkan di perusahaan-perusahaan yang membutuhkan.
420
Pendaftar program TSPK
Dengan persaingan yang cukup ketat, sejumlah 184 orang berhasil mengikuti pelatihan yang dilaksanakan di beberapa lokasi yakni BBPVP Serang, BPVP Samarinda, PT. Citra Shipyard Batam, dan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya
Dalam proses pelatihan hingga selesai, sebanyak 184 orang telah ditempatkan kerja di perusahaan galangan kapal di Kalimantan Timur dan Jawa Timur
Tenaga kerja terserap di Industri Galangan Kapal
Industri Galangan di Indonesia telah mengalami pertumbuhan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
Permintaan akan tenaga kerja yang memenuhi kualifikasi perusahaan semakin tinggi. Hingga 2023, lebih dari 2000 kebutuhan tenaga kerja di bidang Welder, Fitter, dan sebagainya.
iperindo monthly webinar
IPERINDO berkolaborasi dengan Edumaritim membuat sebuah program yang bernama IPERINDO MONTHLY WEBINAR dengan mengundang para narasumber yang ahli dalam bidangnya. Kegiatan ini bersifat umum, yang diikuti oleh internal maupun dari external IPERINDO. Kegiatan ini bertujuan memberikan wawasan atau pengetahuan bagi para peserta webinar sesuai dengan tema setiap bulannya.
training penyusunan wps
Kegiatan Monthly Webinar dengan tema “Training Penyusunan Welding Procedure Spesification (WPS)” dilaksanakan pada 25 Februari 2023. Narasumber yang mengisi kegiatan tersebut berasal dari PT. Biro Klasifikasi Indonesia dan PT. Adiluhung Sasrasegara Indonesia.
pengelolaan sdm di galangan
Monthly Webinar dengan tema “Sosialisasi Mengenai Pengelolaan SDM di Galangan” dilaksanakan pada 30 Mei 2023. Narasumber yang mengisi kegiatan tersebut berasal dari DPP IPERINDO dan Human Capital Expert di Perusahaan Galangan Kapal.
IPERINDO Monthly Webinar yang dilaksanakan juga mengangkat topik lain yang disesuaikan dengan kebutuhan peserta atau isu terkini. Topik-topik lain yang pernah dibahas dapat dilihat pada laman instagram @edumaritim.id
program sosialisasi
Edumaritim di Festival Bulan Vokasi tahun 2023
Edumaritim, salah satu program strategis Eduvokasi, sebagai salah satu Mitra Ditjen Bina Instruktur dan Tenaga Pelatihan (Binalavotas) Kementerian Ketenagakerjaan berkesempatan untuk berkontribusi dengan mendirikan booth di pameran vokasi yang dilaksanakan di JI EXPO Kemayoran, Jakarta.
Merupakan bagian dari upaya kami untuk mensosialisasikan program-program pendidikan vokasi unggulan Edumaritim kepada pengunjung booth yang sebagian besar merupakan pencari kerja dan juga masyarakat umum.
Kepesertaan kami dalam FPV 2023 ini merupakan wujud dari misi kami dalam peningkatan literasi mengenai informasi pengembangan SDM dalam industri dan ekosistem di sektor kemaritiman.
2024
Program pelatihan dan sertifikasi yang telah dilaksanakan
Selama tahun 2024, Eduvokasi telah melaksanakan beberapa program pelatihan dan sertifikasi yang berfokus pada bidang pengelasan dan telah dilaksanakan di 5 kota di Indonesia.
Kami bersama IPERINDO berkolaborasi dengan Kementerian Perindustrian untuk menyelenggarakan kegiatan pelatihan. Kami juga berkolaborasi dengan LSP Perkapalan Nusantara dan Biro Klasifikasi Indonesia (BKI) untuk proses sertifikasi peserta. Berikut rincian pelatihan dan sertifikasi yang telah dilaksanakan:
pelatihan dan sertifikasi Welding Inspector Comprehensive
Pelaksanaan Skilling SMAW 3G berkolaborasi dengan Kementerian Ketenagakerjaan, BBPVP Serang, dan BPVP Samarinda
pelatihan dan sertifikasi welding foreman
Pelaksanaan Upskilling SMAW 3G berkolaborasi dengan Kementerian Ketenagakerjaan, Kementerian Perindustrian, BBPVP Serang, dan BPVP Samarinda
sertifikasi juru las (Welder)
Sertifikasi Juru Las (Welder) merupakan dukungan dari Program Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan (TJSL) dari PT Biro Klasifikasi Indonesia untuk Tenaga Kerja Terlatih (Juru Las). Program ini dilaksanakan di 4 kota di Indonesia dengan rincian sebagai berikut: Kota Medan (28 Peserta), Kota Batam (79 Peserta), Kota Palembang (40 Peserta), dan Kota Banjarmasin (33 Peserta).
Pada program pelatihan dan sertifikasi yang telah dilaksanakan di tahun 2024, kami telah mengelola 210 peserta yang berasal dari pekerja industri galangan kapal. Adapun rinciannya sebagai berikut:
210
Peserta Pelatihan dan Sertifikasi
Program pelatihan dan sertifikasi diikuti oleh peserta yang telah memenuhi syarat dan ketentuan. Seluruh peserta mengikuti rangkaian program secara utuh sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.
Dalam proses pelatihan dan sertifikasi, terdapat 58 peserta yang lolos sertifikasi BNSP dan 64 orang yang lolos sertifikasi BKI.
Peserta lolos sertifikasi BNSP dan BKI
Berdasarkan hasil pelaksanaan program tersebut, kami berupaya untuk memperbaiki dan mengevaluasi pelaksanaan program sehingga harapannya dapat meningkatkan presentase kelulusan peserta dalam proses sertifikasi yang diberikan.